Impaksi Gigi

Impaksi gigi adalah kondisi ketika gigi tidak dapat tumbuh atau muncul ke permukaan gusi secara normal karena terhalang oleh gusi, tulang rahang, atau gigi lain di sekitarnya. Akibatnya, gigi tetap terpendam sebagian atau seluruhnya di dalam gusi. Kondisi ini paling sering terjadi pada gigi bungsu, tetapi juga dapat dialami oleh gigi taring atau gigi […]
Open Bite (Gigitan Terbuka)

Open bite adalah kondisi ketika gigi atas dan gigi bawah tidak saling bertemu saat mulut menutup. Akibatnya, terdapat celah terbuka di antara gigi meskipun rahang sudah dalam posisi menggigit. Kondisi ini termasuk salah satu bentuk maloklusi (susunan gigi tidak ideal) yang dapat memengaruhi fungsi mengunyah, bicara, hingga estetika senyum. Nama lain: open bite, […]
Underbite (Gigitan Terbalik atau Cameh)

Underbite atau gigitan terbalik adalah kondisi ketika gigi depan rahang bawah berada lebih maju dibandingkan gigi depan rahang atas saat mulut menutup. Padahal, pada susunan gigi yang ideal, gigi atas seharusnya sedikit menutupi gigi bawah. Kondisi ini sering mulai terbentuk sejak masa kanak-kanak, namun baru terasa atau terlihat jelas saat seseorang beranjak remaja hingga […]
Kondisi Gigi: Overbite (Gigi Maju)

Overbite adalah kondisi ketika gigi depan rahang atas menutupi sebagian gigi depan rahang bawah secara vertikal. Posisi gigi depan rahang atas sedikit maju (2-4 mm) adalah normal, namun jika penutupannya terlalu dalam (deep overbite), kondisi ini dapat memengaruhi fungsi mengunyah, estetika, dan kesehatan gigi secara keseluruhan. Nama lain: deep bite, excess overbite, gigi […]