WE ARE OPEN EVERY DAY  09:00 – 21:00

Hilangnya gigi bisa berdampak serius pada pengunyahan, bicara, dan estetika. Kenali solusi seperti implan gigi, bridge gigi, dan gigi tiruan, lengkap dengan kelebihan, dan kekurangannya.
Gigi hilang? Kenali berbagai solusinya, mulai dari implan gigi, bridge gigi, hingga gigi tiruan lepasan, untuk mengembalikan senyum!

Hilangnya satu atau beberapa gigi bukan hanya soal estetika. Gigi yang ompong bisa berdampak pada kemampuan mengunyah, cara bicara, bahkan bentuk wajah dalam jangka panjang.Untungnya, ada beberapa pilihan perawatan yang bisa membantu mengembalikan fungsi dan penampilan gigi secara optimal.

 

Penyebab Kehilangan Gigi

Gigi bisa tanggal atau perlu dicabut karena berbagai alasan. Penyebab paling umum adalah karies atau lubang gigi yang tidak ditangani dengan baik. Saat lubang gigi dibiarkan terlalu lama, infeksi bisa menyebar hingga ke saluran akar dan jaringan penyangga gigi, apabila penyebarannya sudah parah akan membuat gigi tidak dapat dipertahankan dan akhirnya gigi harus dicabut.

Penyebab lain adalah penyakit gusi (periodontitis), yang menyerang jaringan pendukung gigi, seperti gusi dan tulang rahang. Tanpa perawatan yang tepat, penyakit ini dapat membuat gigi goyang dan akhirnya tanggal dengan sendirinya.

Selain itu, cedera akibat kecelakaan, trauma saat berolahraga, atau kebiasaan menggertakkan gigi juga bisa menyebabkan kehilangan gigi, terutama pada gigi depan.

 

Dampak Kehilangan Gigi

Kehilangan satu atau beberapa gigi dapat menimbulkan dampak jangka pendek hingga jangka panjang, antara lain:

 

  1. Kesulitan mengunyah: Hilangnya gigi, terutama gigi belakang, membuat proses mengunyah tidak optimal dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
  2. Gangguan bicara: Gigi depan berperan besar dalam artikulasi. Jika hilang, kamu bisa mengalami kesulitan mengucapkan beberapa huruf.
  3. Perubahan bentuk wajah: Gigi berfungsi menopang jaringan wajah. Jika hilang, wajah bisa terlihat lebih tua atau cekung.
  4. Gigi bergeser: Gigi yang bersebelahan bisa bergeser ke area kosong, menyebabkan ketidakteraturan gigitan (maloklusi).
  5. Penurunan kepercayaan diri: Banyak orang merasa kurang percaya diri ketika senyum mereka tidak utuh akibat kehilangan gigi depan yang terlihat saat tersenyum.

 

Solusi untuk Gigi yang Hilang

Implan Gigi

Implan gigi adalah solusi permanen yang paling menyerupai gigi asli, baik secara bentuk maupun fungsi. Prosedur ini berupa sekrup titanium yang ditanam langsung ke dalam tulang rahang sebagai akar buatan, lalu dipasangi mahkota gigi di atasnya. Proses ini menjaga tulang rahang tetap stabil dan tidak menyusut.

Kelebihan:

Kekurangan: 

 

Dental Bridge (Gigi Tiruan Jembatan)

Bridge gigi adalah solusi permanen yang “menjembatani” area gigi yang hilang dengan gigi palsu, yang ditopang oleh gigi sehat di sebelah kanan dan kiri. Gigi penyangga biasanya diasah dan diberi mahkota untuk mendukung jembatan tersebut. 

Kelebihan:

Kekurangan: 

 

Gigi Tiruan Lepasan

Ada 2 jenis gigi tiruan lepasan:

    1. Sebagian (hanya menggantikan beberapa gigi)
    2. Penuh (menggantikan semua gigi di satu rahang)

Kelebihan

Kekurangan:

 

Baca juga: Harga Gigi Palsu 2025: Biaya Permanen vs Lepasan & Tips di ConfiDental

 

Mana yang Cocok Untukmu?

Memilih jenis perawatan untuk menggantikan gigi yang hilang tidak bisa dilakukan sembarangan. Setiap pilihan perawatan, baik gigi tiruan lepasan, dental bridge, maupun implan gigi memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu disesuaikan dengan kondisi gigi, kesehatan umum, serta kebutuhan masing-masing Confi People.

Kalau kamu kehilangan banyak gigi dalam satu rahang, gigi tiruan lepasan bisa jadi solusi awal yang ekonomis. Bentuknya mudah dilepas-pasang, cukup ringan untuk penggunaan sehari-hari, walau butuh waktu adaptasi karena bisa terasa longgar atau kurang nyaman saat mengunyah.

Untuk hasil yang lebih permanen dan stabil, bridge atau gigi tiruan jembatan bisa menggantikan gigi yang hilang dengan cara mengaitkan mahkota buatan ke gigi tetangga. Pilihan ini cocok jika gigi di sekitar gigi yang hilang masih kuat, tapi perlu diingat bahwa proses ini mengharuskan pengasahan gigi sehat sebagai penyangga.

Sementara itu, jika kamu mencari solusi paling menyerupai gigi asli, baik dari segi kenyamanan, tampilan, maupun fungsi, maka implan gigi adalah pilihan terbaik. Implan ditanam langsung ke tulang rahang, sehingga tidak mengganggu gigi lain dan terasa sangat natural. Meskipun prosesnya lebih kompleks, memerlukan waktu yang lebih panjang, dan biaya yang lebih tinggi, hasil akhirnya sangat fungsional dan estetik.

 

Yang terpenting: setiap kasus kehilangan gigi bersifat personal dan unik. Apa yang cocok untuk satu orang belum tentu ideal untuk orang lain. Oleh karena itu, Confi People bisa konsultasi ke dokter gigi sebelum mengambil keputusan. Dokter gigi di ConfiDental akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk kondisi mulut, struktur tulang rahang, dan kebutuhan fungsional maupun estetika, sebelum merekomendasikan perawatan yang paling sesuai untukmu.

 


Referensi

  1. Awawdeh, M., Alotaibi, M. B., Alharbi, A. H., Alnafisah, S. A., Alasiri, T. S., & Alrashidi, N. I. (2024). A Systematic Review of Patient Satisfaction With Removable Partial Dentures (RPDs). Cureus, 16(1), e51793. https://doi.org/10.7759/cureus.51793 
  2. Hill S, Bailey S, Hamson A; Authors. Dental Bridges for Partial Tooth Loss: CADTH Health Technology Review [Internet]. Ottawa (ON): Canadian Agency for Drugs and Technologies in Health; 2023 Mar. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK596304/
  3. Gupta R, Gupta N, Weber, DDS KK. Dental Implants. [Updated 2023 Aug 8]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470448/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *