WE ARE OPEN EVERY DAY  09:00 – 21:00

Radang gusi atau gingivitis adalah peradangan pada jaringan gusi yang biasanya disebabkan oleh penumpukan plak
Ilustrasi Radang gusi atau Gingivitis

 

Radang gusi atau gingivitis adalah peradangan pada jaringan gusi yang biasanya disebabkan oleh penumpukan plak. Kondisi ini merupakan tahap awal dari penyakit gusi dan bersifat reversibel atau dapat kembali normal jika dirawat dengan baik.

 

Nama lain: gingivitis, gum inflammation

Penyebab: penumpukan plak, kebersihan mulut yang kurang bersih, perubahan hormon khususnya pada ibu hamil, dan kondisi medis tertentu

Ciri utama: gusi merah, bengkak, mudah berdarah saat sikat gigi

 

 

Penyebab

Radang gusi terjadi ketika plak menumpuk dan mengiritasi jaringan gusi. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko radang gusi antara lain:

 

Variasi

Jenis GingivitisPenjelasan
Gingivitis Plak-InducedTipe paling umum, disebabkan oleh penumpukan plak dan karang gigi.
Gingivitis Non–Plak-InducedDisebabkan oleh alergi, cedera, jamur, virus, atau penyakit sistemik tertentu.
Gingivitis KehamilanTerjadi akibat perubahan hormon selama kehamilan.
Gingivitis karena ObatTerjadi akibat konsumsi obat-obatan tertentu (misalnya anticonvulsants, calcium channel blocker, dll) yang dapat menyebabkan pembesaran gusi.

 

Komplikasi

Jika tidak dirawat, gingivitis dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius:

 

Gejala Umum

Ciri-ciri radang gusi yang sering muncul:

 

Pencegahan

 

Penanganan

  1. Scaling dan pembersihan karang gigi oleh dokter gigi
  2. Peningkatan kebersihan mulut sehari-hari dengan rajin menyikat gigi dan menggunakan benang gigi
  3. Menggunakan obat kumur atau mouthwash antibakteri sesuai anjuran dokter gigi apabila diperlukan
  4. Terapi tambahan jika disebabkan oleh kondisi medis atau obat tertentu
  5. Perawatan gingivitis kehamilan dengan kontrol lebih sering ke dokter gigi

 

Gingivitis dapat sembuh sepenuhnya jika penanganan dilakukan sejak awal. Jangan tunda, segera periksakan ke dokter gigi terdekat untuk penanganan lebih lanjut!

 

Referensi

  1. Rathee, M., & Jain, P. (2025). Gingivitis. In Stat Pearls. Stat Pearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK557422/ 
  2. Tungare, S., & Paranjpe, A. G. (2025). Drug-induced gingival overgrowth. In Stat Pearls. Stat Pearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538518/
  3. ScienceDirect. (n.d.). Gingivitis. In ScienceDirect Topics. https://www.sciencedirect.com/topics/pharmacology-toxicology-and-pharmaceutical-science/gingivitis