
Overbite adalah kondisi ketika gigi depan rahang atas menutupi sebagian gigi depan rahang bawah secara vertikal. Posisi gigi depan rahang atas sedikit maju (2-4 mm) adalah normal, namun jika penutupannya terlalu dalam (deep overbite), kondisi ini dapat memengaruhi fungsi mengunyah, estetika, dan kesehatan gigi secara keseluruhan.
Nama lain: deep bite, excess overbite, gigi maju vertikal
Ciri utama: gigi atas terlalu menutupi gigi bawah, senyum tampak “tertutup”, kadang rahang bawah tampak mundur
Penyebab
- Faktor genetik: ukuran rahang atas dan bawah tidak proporsional
- Kebiasaan masa kecil: seperti mengisap jempol, dot, atau tongue thrusting (kondisi dimana lidah mendorong ke depan atau ke samping secara tidak normal saat menelan, berbicara, dan terkadang saat istirahat)
- Pertumbuhan rahang tidak seimbang: rahang atas terlalu maju atau rahang bawah terlalu kecil
- Maloklusi Kelas II (gigi atas tampak lebih maju).
Variasi
- Normal Overbite
- Gigi atas menutupi gigi bawah 2-4 mm
- Tidak menyebabkan masalah
- Deep Overbite
- Gigi atas menutupi gigi bawah secara berlebihan (lebih dari 4 mm)
- Umum terjadi dan sering membutuhkan perawatan kawat gigi untuk memperbaiki posisi gigitan
- Skeletal Overbite
- Disebabkan oleh struktur tulang rahang atas yang lebih maju
- Biasanya memerlukan kombinasi perawatan kawat gigi & terapi pertumbuhan atau operasi rahang (pada kasus berat)
Komplikasi
Jika overbite tidak segera dirawat, dapat terjadi:
- Pemakaian berlebih pada gigi depan
- Nyeri rahang
- Bibir bawah sering tergigit
- Senyum tampak tidak proporsional
- Kesulitan menggigit makanan tertentu
- Risiko trauma gigi depan lebih tinggi
- Gusi rahang bawah mudah luka pada kondisi overbite yang ekstrem.
Gejala Umum
- Gigi atas menutupi sebagian besar gigi bawah
- Rahang bawah tampak kecil/mundur
- Gigi depan cepat terkikis dan aus karena tekanan pada gigi depan yang lebih besar
- Nyeri rahang atau sakit kepala
- Kesulitan menggigit makanan
- Senyum tampak lebih tertutup dan gigi tampak lebih maju
- Bibir bawah sering tersentuh gigi atas.
Pencegahan
- Menghentikan kebiasaan mengisap jempol/dot sejak dini
- Pemantauan dan intervensi dini pertumbuhan rahang sejak usia sekitar 7 tahun dapat membantu mencegah terjadinya overbite.
- Perawatan gigi sejak dini (ortodonti interseptif) untuk membantu memperbaiki pertumbuhan rahang anak yang tidak seimbang.
Penanganan
Pilihan perawatan untuk overbite dapat disesuaikan tergantung usia dan tingkat keparahan kasus:
- Kawat Gigi Konvensional
- Untuk memperbaiki posisi gigi
- Kawat gigi efektif untuk memperbaiki overbite yang disebabkan oleh posisi gigi, bukan oleh kelainan struktur tulang rahang.
- Clear Aligner
- Memperbaiki posisi gigi secara bertahap
- Cocok untuk kasus overbite ringan–sedang yang dapat ditentukan oleh dokter gigi spesialis ortodonti setelah sesi konsultasi.
- Functional Appliance (anak & remaja)
- Mengarahkan pertumbuhan rahang pada posisi yang benar
- Ekstraksi Gigi
- Untuk kasus tertentu yang membutuhkan ruangan tambahan untuk mengoreksi posisi gigi maju.
- Operasi Ortognatik (kasus berat)
- Jika masalah berasal dari struktur tulang rahang dan pasien sudah dewasa.
Referensi:
- Daokar, S., & Agrawal, G. (2016). Deep bite: Its etiology, diagnosis and management — A review. Journal of Orthodontics & Endodontics, 2(4), 12. https://doi.org/10.21767/2469‑2980.100029
- Ghafari, J. G., Macari, A. T., & Haddad, R. V. (2013). Deep bite: Treatment options and challenges. Seminars in Orthodontics, 19(4), 291–302. https://doi.org/10.1053/j.sodo.2013.07.005
- Yuvaraj, S., & Kumar, N. (2020). Deep bite – etiology, diagnosis and management: A review. International Journal for Research Trends and Innovation, 5(2). Retrieved from https://ijrti.org/papers/IJRTI2002031.pdf